Laws of UX ID
26 / 30

Serial Position Effect

User punya kecenderungan mengingat dengan sangat baik benda yang berada di awal dan di akhir di dalam suatu series.
0
Herman EbbinghausPsikolog dari Jerman

Yang artinya user punya short-term memory yang lebih mudah digunakan untuk mengingat beberapa hal saja. Dan hal ini juga berefek pada benda-benda yang berada di antara awal dan akhir.

Kita cenderung lebih mudah mengingat nama anak pertama dan anak terakhir, kejadian di awal dan di akhir film, ataupun di awal dan di akhir sebuah cerita. Namun, sebaliknya, daya ingat kita mengenai apa yang ada di antara awal dan akhir menjadi lebih sulit.

Lalu, bagaimana penerapannya dalam desain? Ada 4 cara yang bisa kita lakukan:

Pertama, taruh informasi yang relevan dengan task si user. Sediakan tools yang dapat membantu user untuk menuju goalsnya, membantunya lebih efisien dan akurat dalam menjalankan task. Seperti contoh dengan menaruh page number, grid, atau ruler.

Grid dan ruler pada desain
Menaruh grid/ruler membantu user tetap fokus pada task.

Kedua, taruh petunjuk di desain kalian. Bila memungkinkan bantu user agar dia ga perlu mengingat-ingat hal yang telah terjadi. Contohnya, di game balap biasa di sediakan peta jadi user tau habis jalan lewat mana.

Peta di game balap
Game balap menyediakan peta agar user tak perlu mengingat jalan.

Ketiga, bantu user untuk mengurangi informasi yang perlu diingat. Sesuai dengan Miller's Law juga, dimana kita hanya bisa menjaga beberapa item saja di ingatan kita. Hal ini sering dipakai di ecommerce, dimana kita perlu menyediakan apa yang user pernah lakukan. Seperti memperlihatkan filter yang dipilih atau sorting yang aktif yang mana.

Filter dan sorting aktif
Menampilkan filter/sorting yang sedang aktif.

Atau, seperti selalu memunculkan counter berapa jumlah item yang sudah ada di cart kita saat belanja online.

Counter keranjang belanja
Counter jumlah item di keranjang belanja.

Dan last but not least, buat informasi yang ada di awal dan di akhir lebih mencolok. Seperti yang bisa kita liat di website Apple di bawah ini.

Bagian awal website Apple
Website Apple, bagian awal dibuat menonjol.

Dimana informasi yang ada di bagian tengah tidak begitu tertarik untuk diingat.

Bagian tengah website Apple
Bagian tengah kurang menonjol untuk diingat.

Namun, di bagian akhir website memanfaatkan call to action untuk user.

Call to action di akhir website
Bagian akhir memanfaatkan call to action.

Poin Penting

  • Taruh informasi penting di awal dan akhir
  • Sediakan petunjuk agar user tidak perlu mengingat
  • Kurangi beban informasi di bagian tengah