Laws of UX ID
17 / 30

Mental Model

Representasi internal yang dimiliki seseorang tentang bagaimana sesuatu bekerja di dunia nyata.
0
Kenneth Craik1943Psikolog asal Skotlandia

Mental Model itu kayak "peta" di kepala kita tentang bagaimana sesuatu seharusnya bekerja. Kita semua punya mental model, tentang cara kerja pintu, cara pakai lift, cara belanja online, dll. Mental model ini terbentuk dari pengalaman kita sebelumnya.

Contoh simpel: kamu lihat gagang pintu yang bentuknya kayak pegangan. Mental model kamu bilang "ini harus ditarik." Tapi ternyata pintunya harus didorong. Frustasi kan? Itu karena desainnya ga sesuai mental model kamu. (Ini juga dikenal sebagai "Norman Door", pintu yang desainnya membingungkan.)

Di dunia UI dan UX, Mental Model sangat penting. User datang ke aplikasi kamu dengan mental model yang sudah terbentuk dari pengalaman mereka pakai aplikasi lain. Keranjang belanja harus ada di pojok kanan atas (karena hampir semua ecommerce naruhnya di situ). Logo harus bisa diklik buat balik ke homepage. Swipe kiri untuk hapus.

Masalah muncul ketika mental model designer berbeda dengan mental model user. Designer yang sudah paham sistemnya seringkali mendesain berdasarkan "system model", cara kerja sistem secara teknis. Padahal user mikir berdasarkan mental model mereka sendiri.

Contoh: developer mungkin mikir "upload file" berarti user harus pilih file, tentukan folder tujuan, set permission, lalu klik upload. Tapi mental model user mungkin sesimpel "seret file ke sini." Drag and drop lebih sesuai mental model kebanyakan user.

Cara terbaik untuk memahami mental model user? User research. Card sorting, usability testing, dan interview bisa membantu kita memahami bagaimana user mengekspektasikan sesuatu bekerja. Jangan pernah asumsi mental model user sama dengan mental model kita.

Dan ini terhubung langsung dengan Jakob's Law, user mengharapkan aplikasi kamu bekerja seperti aplikasi lain yang sudah mereka kenal. Melawan mental model user tanpa alasan kuat sama dengan mengundang frustrasi.

Poin Penting

  • User datang dengan mental model dari pengalaman sebelumnya
  • Desain harus sesuai mental model user, bukan system model developer
  • User research membantu memahami mental model user yang sebenarnya