Laws of UX ID
15 / 30

Law of Similarity

Mata kita cenderung melihat suatu yang sama (warna, bentuk, dll) sebagai satu kesatuan, walaupun benda tersebut terpisah-pisah.
0
Gestalt PsychologySatu paket dengan Proximity, Continuity, Closure, dan Connectedness

Ini aslinya satu paket juga sama yang lain, kalau kalian cari Gestalt of Psychology, isinya bakal ada lima teori di dalamnya: Proximity, Similarity, Continuity, Closure, dan Connectedness.

Contohnya, kita akan mudah melihat warna merah di gambar walaupun terpisahkan oleh jarak.

Titik merah di antara titik hitam
Titik merah langsung terlihat sebagai satu kelompok walau terpisah.

Efeknya di dunia UI dan UX, contohnya ketika mendesain sebuah link, umumnya dengan style berwarna biru dan bergaris bawah/underline. Melihat satu halaman sekilas kita tau style tersebut merupakan link, yang mempunyai fungsi yang sama.

Style link yang sama di satu halaman
Style link yang sama langsung dikenali fungsinya di seluruh halaman.

Hal ini yang jadi aturan juga desain itu perlu konsisten. Jadi walaupun elemen di desain tersebar di satu halaman. Dengan adanya kesamaan, user lebih mudah melihatnya dan mengetahui fungsinya.

Similarity ini ga ditentukan hanya dengan warna ya. Bisa juga dengan ukuran dan bentuk. Dan ga cuma link, tapi semua elemen desain. Seperti button, header, form input, dll.

Similarity lewat bentuk, ukuran, warna
Gestalt: similarity bisa lewat bentuk (shape), ukuran (size), dan warna (color).

Poin Penting

  • Elemen dengan fungsi sama harus punya tampilan yang sama
  • Konsistensi visual membantu user memahami fungsi elemen
  • Similarity bisa lewat warna, ukuran, atau bentuk