Hick's Law
Waktu yang dibutuhkan untuk mengambil keputusan meningkat seiring dengan semakin kompleks dan bertambahnya suatu pilihan.
Yang artinya semakin banyak dan semakin kompleks pilihan, maka waktu yang dibutuhkan untuk berpikir akan lebih lama.
Kalau kalian datang ke restoran kelas atas, biasanya menu makanannya akan lebih mudah untuk digunakan, pelanggan merasa tidak kesulitan untuk milih mau pesen apa.


Hick's Law ini jangan disalahartikan sebagai aturan untuk ngilangin suatu yang kompleks. Ini jadi alasan kenapa kamera DSLR lebih banyak tombol atau pilihannya daripada kamera yang di hape. Tujuan dari Hick's Law adalah untuk menyederhanakan proses saat ngambil keputusan, bukan mengurangi seluruh proses ya.
Sebagai contohnya kalau di dunia desain, banyak dipakai di ecommerce. Produk-produk yang banyak itu ga dimunculin sekaligus di websitenya, tapi dimasukin ke dalam berbagai macam kategori. Dan perlahan akan muncul produknya yang lebih spesifik.



Bayangkan semua produknya dimunculin di Home page dan designernya ga pakai Hick's law. User akan pusing sendiri dan ninggalin websitenya.
Poin Penting
- Sederhanakan pilihan untuk user, jangan tampilkan semuanya sekaligus
- Gunakan kategorisasi untuk memecah pilihan yang kompleks
- Tujuannya menyederhanakan proses keputusan, bukan menghilangkan kompleksitas