Laws of UX ID
11 / 30

Jakob's Law

User itu lebih banyak luangin waktunya di website lain selain punya kita. Alhasil, user lebih memilih website kita bekerja sesuai dengan website lain yang sudah dia tau.
0
Jakob NielsenUX Researcher, teman Don Norman (Nielsen Norman Group)

Artinya, user ga mau dikagetkan dengan hal yang baru.

Contohnya gini di dunia nyata. Kalian datang ke warung nasi padang di suatu tempat, karena kalian udah pernah ke tempat nasi padang sebelumnya, pas datang ke warung nasi padang ini, ekspektasi warung nasi padang akan sama dengan yang sudah pernah kalian datangi. Lauknya dipajang di depan warungnya, mesennya juga sama, dan begitu seterusnya.

Warung nasi padang
Ini ekspektasi kita soal warung nasi padang, lauk dipajang di depan.

Contoh lain, datang ke ATM, kalian lebih memilih ATM itu bekerja dengan sama dengan ATM lain. Pasti ga pengen kan kalau ATM nya unik gitu, keyboardnya pake QWERTY, atau perintahnya pake suara.

Sedangkan di dunia UI dan UX jelas Jakob's Law ini sering dikaitkan dengan konsistensi.

Karena itu, berhati-hati saat mengatakan "kita coba yang baru di website kita!". Bisa jadi malah user kita jadi bingung dan parahnya ninggalin website kita.

Poin Penting

  • User sudah punya mental model dari website lain
  • Konsistensi dengan pola desain yang sudah umum sangat penting
  • Inovasi tanpa alasan kuat bisa membuat user bingung