Laws of UX ID
29 / 30

Working Memory

Sistem kognitif dengan kapasitas terbatas yang bertanggung jawab untuk menyimpan dan memanipulasi informasi secara sementara.
0
Alan Baddeley & Graham Hitch1974Psikolog Kognitif

Working Memory itu ibarat meja kerja di otak kamu. Ukurannya terbatas, kamu cuma bisa naruh beberapa "berkas" di atasnya sekaligus. Kalau mejanya penuh, berkas yang lama harus disingkirin dulu sebelum bisa naruh yang baru. Ini berbeda dengan long-term memory yang kayak lemari arsip, kapasitasnya besar tapi butuh waktu untuk nyari dan ngambil sesuatu.

Alan Baddeley dan Graham Hitch mengusulkan model Working Memory yang terdiri dari beberapa komponen: Phonological Loop (untuk informasi suara/bahasa), Visuospatial Sketchpad (untuk informasi visual/spasial), dan Central Executive (yang mengatur semuanya).

Kenapa ini penting untuk desain? Karena setiap interaksi user dengan produk digital itu melibatkan Working Memory. Setiap form field yang harus diisi, setiap langkah yang harus diingat, setiap informasi dari halaman sebelumnya yang masih dibutuhkan, semuanya menempati Working Memory.

Dan Working Memory itu SANGAT terbatas. Informasi di situ biasanya cuma bertahan 15-30 detik kalau tidak di-rehearse (diulang-ulang). Jadi kalau kamu bikin user mengingat kode verifikasi dari SMS lalu pindah ke aplikasi untuk mengetiknya, kamu sudah memakai sebagian besar Working Memory mereka.

Beberapa implikasi praktis untuk desain:

Jangan bikin user harus bolak-balik halaman untuk mengingat informasi. Kalau informasi dari step sebelumnya masih relevan, tampilkan ringkasannya. Jangan paksa user mengingat.

Form yang baik mengisi otomatis apa yang bisa diisi otomatis, kode pos dari kota, kota dari provinsi, nama dari login. Setiap field yang bisa diotomasi adalah satu beban Working Memory yang dihilangkan.

Copy-paste friendly design itu penting. Kalau user harus memindahkan informasi (kode OTP, nomor referensi, dll), bikin prosesnya semudah mungkin. Autofill OTP dari SMS adalah contoh desain yang sangat menghormati Working Memory user.

Intinya, desain yang baik itu yang tidak membebani Working Memory user lebih dari yang diperlukan. Biarkan interface yang mengingat, bukan user-nya.

Poin Penting

  • Working Memory sangat terbatas, hanya 15-30 detik tanpa pengulangan
  • Jangan paksa user mengingat informasi antar halaman
  • Otomasi input sebanyak mungkin untuk mengurangi beban memori