Laws of UX ID
13 / 30

Law of Proximity

Benda yang berdekatan atau yang terdekat satu sama lain, cenderung berkelompok.
0
Max WertheimerGestalt Psychology

Hukum ini sebenarnya satu seri sama hukum Prägnanz, mereka masuk ke dalam Gestalt of Psychology dan dibuat oleh orang yang sama yaitu Max Wertheimer. Mungkin kalian semua udah sering pakai Law of Proximity ini, cuma ga sadar aja.

Disekitar kita banyak contohnya. Kita akan memahami yang saling berdekatan itu satu kelompok.

Orang duduk berkelompok di taman
Orang yang duduk berdekatan terlihat sebagai satu kelompok.

Atau seperti menu yang di Google ini.

Menu Google
Menu Google, item dikelompokkan berdasarkan jarak.

Contoh lain, yang oren terlihat berbaris ke kanan, sedangkan yang biru berbaris ke bawah. Mereka yang lebih dekat akan terlihat berkelompok.

Titik oren dan biru
Titik oren berkelompok ke kanan, biru ke bawah.

Law of Proximity ini banyak digunakan di UI dan UX, banyak digunakan untuk representasi data, seperti tabel, chart, dan informasi-informasi lainnya.

Chat WhatsApp ini juga pake proximity. Kamu nyadar ga? Chat dari orang yang sama akan lebih berdekatan.

Chat WhatsApp
Chat WhatsApp, pesan dari orang yang sama saling berdekatan.

Hukum yang sederhana, namun penggunaannya sangat membantu dalam proses mendesain.

Poin Penting

  • Kelompokkan elemen yang berhubungan dengan menempatkannya berdekatan
  • Beri jarak antar kelompok yang berbeda
  • Berguna untuk layout data seperti tabel dan chart